Sahabat di Iowa, Tak terasa cepat sekali waktu lewat dan tiba waktunya buat pamit. Terima kasih atas semua kebaikan, bantuan, dan persahabatan selama saya di Iowa. Esok subuh saya sudah harus ke DC dan New York karena beberapa undangan screening film dan diskusi novel-novel saya. Di bawah ini adalah acara-acara yang kata panitianya jika ada famili, sahabat, »
Kabar dari Iowa
Tidak di negeri sendiri, tidak pula di negeri orang. Karya berkualitas selalu akan mendapatkan perhatian yang besar bagi semua kalangan. Laskar Pelangi yang telah di terjemahkan ke banyak bahasa mendapatkan mendapat pujian dari Christopher Merril, akademisi sastra di University of Iowa Amerika Serikat serta direktur International Writing Program di University of Iowa Amerika Serikat. Berita »
Andrea Hirata: Novelis Indonesia Menuju Pentas Sastra Dunia
Oleh: Chloe Meslin Cousteau – www.chloemeslincousteau.multiply.com (Catatan tentang Tetralogi Laskar Pelangi dan Dwilogi Padang Bulan. Wawancara dengan Evelyn Lee dan Peter Sternagel)
Sebelum Andrea Hirata menerbitkan novel Laskar Pelangi (2006), sulit dibayangkan sebelumnya, di Indonesia, jutaan orang akan membaca sebuah novel. Laskar Pelangi telah beredar jutaan copy dan seorang mahasiswa yang melakukan penelitian untuk sebuah tesis memperkirakan »
Padang Bulan
your comments on any articles here (in English or Bahasa Indonesia)
Syalimah gembira. Karena suaminya mengatakan akan memberinya hadiah kejutan. Syalimah tak tahan ”Aih, janganlah bersenda, Pak Cik. Kita ini orang miskin. Orang miskin tak kenal kejutan” Mereka tersenyum ”Kejutan-kejutan begitu, kebiasaan orang kaya. Orang macam kita ni? Saban hari terkejut. Datanglah ke pasar kalau Pak Cik tak percaya” Suaminya-Zamzami-tahu benar maksud istrinya. Harga-harga selalu membuat mereka terperanjat. ”Telah lama kauminta” kata »
Cinta di Dalam Gelas
Di mataku, ia tampak seperti pemberontak Germania yang takluk diperangi tentara Praetorian dalam film-film klasik Romawi. Ia terluka. Sabetan machete melintang di bawah ketiaknya. Luka yang dalam dan panjang, membuatnya tak dapat menegakkan tubuh dengan sempurna. Jika ia mengangkat wajah, menyorot dua bola mata yang keruh. Alisnya serupa bulan sabit. Tatapannya ingin »
Maryamah Karpov – Mimpi-Mimpi Lintang
Bab 13 Lelaki Berwajah Dangdut Kampungku, tak terbilang purnama aku telah meninggalkanmu. Bus turun perlahan. Awan gemawan mengapung rendah, seperti singgasana yang rapuh. Kawanan angin mengejarku setelah menelisik daun-daun jarum cemara, bersiut-siut di atas jalanan yang didesaki ilalang, bersenda gurau melintasi danau-danau bening laksana kemilau batu mulia the blue topaz. Bus makin dekat melingkari kampung, lalu aku disambut »
Edensor
Mozaik 6 Rahasia Gravitasi Ketika pertama kali melihatnya, melihat paras kukunya, lebih tepatnya, aku merasa seperti dipeluk arus Sungai Linggang, berenang bersama lumba-lumba, dijemput jutaan kunang-kunang, lalu diterbangkan menuju bintang. Ia tersenyum, aku tak dapat bernapas. “Namaku A Ling …,” katanya menyalamiku, menggenggam hatiku. Ingin kusampaikan satu nama terbaik dari deretan nama agung pemberian ayahku, tapi tak »
Sang Pemimpi – The Dreamer
Mozaik 2 Simpai Keramat Arai adalah orang kebanyakan. Laki-laki seperti dia selalu bertengkar dengan tukang parkir sepeda, meributkan uang dua ratus perak. Orang seperti dia sering duduk di bangku panjang kantor pegadaian menunggu barangnya ditaksir. Barangnya itu dulang tembaga busuk kehijau-hijauan peninggalan neneknya. Kalau polisi menciduk gerombolan bromocorah pencuri kabel telepon, orang berwajah serupa Arai »



